f: dok.puti
PADANG -- Kebakaran hebat pada Rabu (2/4/2025) pagi menghanguskan satu unit rumah, satu petak kontrakan, dua unit mobil serta dua unit sepeda motor di Jalan Seranti No. 10, RT 001/RW 001, Kelurahan Air Tawar Timur (ATT), Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Peristiwa tragis ini diduga dipicu oleh korsleting listrik pada aki mobil yang sedang dipanaskan.

Menurut keterangan saksi mata, kebakaran bermula ketika pemilik rumah memanaskan mobil di garasi sekitar pukul 10.00 WIB. Pemilik kemudian meninggalkan kendaraan sejenak untuk pergi ke warung terdekat. Saat kembali, ia mendapati api sudah berkobar dari bagian depan mobil dan dengan cepat menjalar ke seluruh kendaraan serta bangunan di sekitarnya.

“Saya melihat api pertama kali muncul dari bagian mesin mobil. Dalam hitungan menit, api langsung membesar dan menyambar kendaraan lain yang terparkir dekat rumah,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Kepanikan sempat melanda warga sekitar saat api mulai merembet ke rumah utama dan kontrakan di sebelahnya. Beberapa penghuni rumah yang saat itu berada di dalam segera menghambur keluar untuk menyelamatkan diri. Suara teriakan minta tolong serta kepanikan warga semakin mempertegas betapa cepatnya api melalap bangunan.

Upaya Pemadaman

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menerima laporan kebakaran pada pukul 10.27 WIB dan segera mengerahkan enam unit mobil pemadam dengan 70 personel ke lokasi kejadian. Tantangan utama yang dihadapi petugas adalah akses jalan yang sempit serta kepadatan bangunan di sekitar lokasi kebakaran.

“Kondisi permukiman yang padat membuat proses pemadaman cukup sulit. Namun, berkat kerja sama antara tim Damkar, personel TNI, Polri, serta dukungan dari petugas PLN, api akhirnya dapat dikendalikan setelah beberapa jam,” ungkap Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi.

Petugas juga berusaha menghalau api agar tidak menjalar ke tiga bangunan lain yang berdekatan dengan lokasi kejadian. Berkat upaya cepat dan sigap dari tim gabungan, aset senilai sekitar Rp4 miliar berhasil diselamatkan dari potensi kebakaran yang lebih luas.

Kerugian dan Penyelidikan

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Satu unit rumah dan satu unit kontrakan mengalami kerusakan parah. Sementara kendaraan yang terbakar tak dapat diselamatkan. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 600 meter persegi.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik dari aki mobil, namun kami tetap akan mengumpulkan bukti dan keterangan lebih lanjut,” kata seorang petugas kepolisian yang bertugas di lokasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik dan kendaraan bermotor di lingkungan padat penduduk. Langkah-langkah pencegahan kebakaran, seperti memastikan instalasi listrik aman dan tidak meninggalkan kendaraan menyala tanpa pengawasan, sangat penting untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

#mon/ede




 
Top