PADANG -- Pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XVI Tahun 2023 di lapangan Lanud Sultan Sjahril Padang telah diklaim lancar dan sukses oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dan pihak-pihak terkait lainnya. Namun demikian, bukan berarti tidak ada masalah. 

Terbukti dengan pemanggilan empat kepala dinas (Kadis) di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumbar oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar terkait dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Penas KTNA XVI - 2023 di provinsi yang pada saat kegiatan dan saat ini digubernuri oleh Mahyeldi Ansharullah tersebut.

Adapun empat Kadis yang dipanggil untuk memberikan keterangan meliputi Kadis Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Kadis Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR), Kadis Perkebunan dan Kadis Peternakan.

Pemanggilan empat Kadis tersebut tertuang dalam Surat Pemanggilan yang ditandatangani Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumbar, Fajar Mukti, tertanggal 5 Maret 2025. Dalam surat itu, para Kadis diminta memberikan keterangan pada hari Selasa tanggal 11 Maret 2025 dan masing-masingnya diminta membawa dokumen terkait Penas KTNA XVI - 2023.

“Benar. Mereka dipanggil terkait dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan XVI Tahun 2023," kata Asisten Intelijen Kejati Sumbar, Efendri Eka Saputra kepada awak media, Senin (10/3/2025) lalu. 

Kasus dugaan korupsi ini sudah masuk tahap penyelidikan dengan diterbitkannya surat perintah penyelidikan (Sprindik) pada 23 Januari 2025.

Informasi terkini, dari empat Kadis yang dipanggil Kejati Sumbar, rupanya hanya satu yang memenuhi panggilan, yaitu Kadis PSDA Sumbar. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumbar, M Rasyid, Selasa (11/3/2025).

Diakuinya bahwa memang ada pemanggilan empat Kadis di lingkungan Setdaprov Sumbar untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi Penas KTNA XVI - 2023.

Rasyid juga tidak banyak menjelaskan tentang hasil pemeriksaan terhadap Kepala Dinas PSDA Sumbar. Sementara alasan ketidakhadiran tiga Kadis lainnya, menurutnya senada. Yakni sedang mengikuti kegiatan Safari Ramadhan bersama gubernur.

#ede




 
Top